Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

UPBS
kalender
web mail
satulayanan
SERBA SERBI
Sinar Tani

Buku Inovasi



  

 

Ex Kepala 1985-2011

        

On-LINE

Terdapat 28 Tamu online
Berita
Persiapan PEDA XV di Kabupaten Kepahiang PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Kamis, 09 Oktober 2014 11:22
Berdasarkan kesepakatan seluruh kontingen pada penutupan PEDA XIV di Muko-muko tahun 2013, pelaksanaan PEDA XV tahun 2015 dipusatkan di Kabupaten Kepahiang. Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) merupakan wahana bagi para petani – nelayan untuk melaksanakan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian dan perikanan yang diselengggarakan secara  teratur dan berkelanjutan.  Melalui PEDA petani nelayan berkesampatan untuk melakukan kegiatan pembelajaran dalam upaya memperkuat penerapan agribisnis di tingkat petani – nelayan.

Untuk mensukseskan pelaksanaan PEDA ke XV BPTP Bengkulu bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang telah melaksanakan persiapan melalui rapat koordinasi. Dari BPTP Bengkulu diikuti oleh Kepala Balai (Dr. Dedi Sugandi) didampingi oleh Dr. Rudi Hartono, SP, MP, Yong  Farmanta , M.Si, Jhon Fritson SP. Persiapan dilakukan dengan mengadakan rapat yang diadakan di Aula Seketariat Pemda Kabupaten Kepahiang yang diikuti oleh beberapa instansi yaitu : Asisten II Setda Kabupaten Kepahiang, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Kepahiang, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kepahiang, Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kepahiang dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Kepahiang.

Agenda rapat pembahasan rencana kerja pelaksanaan PEDA – KTNA ke XV Tahun 2015 di awali dengan Persentasi “ Desain Denah Lokasi Gelar Teknologi Hortikultura dan Stand Pameran KTNA “ yang disampaikan langsung oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu Dr. Dedi Sugandi, MP dengan materi antara lain :

  • Central Point dari pelaksanaan PEDA – KTNA ke XV Tahun 2015
  • Desain Jembatan dan Rambatan Tanaman
  • Tata Letak bangunan (Screen House, Etalase Pasca Panen, Pengolahan Hasil dan Alsintan, Plot RPL)
  • Tata letak  panggung dan tenda-tenda yang akan digunakan untuk kegiatan (Temu Teknologi, Cerdas Tangkas dan stan untuk pameran)
  • Tata letak tanaman eksotis dan tanaman unggulan kabupaten kepahiang yang akan ditampilkan.
Presentasi yang disampaikan kepala BPTP Bengkulu mendapat respon yang baik dari peserta rapat. Hal-hal yang didiskusikan baik berupa tanggapan dan pertanyaan yang diajukan oleh peserta antara lain :
  • Dinas Peternakan dan Perikanan (Slamet) minta stand khusus untuk menampilkan Aquarium serta produk-produk  olahan dari perikanan bahkan ingin menampilkan Aquaponik dan miniatur jaring apung
  • Dinas Kehutanan dan Perkebunan akan menyediakan tanaman/bibit sengon, Lada dan Pala.
  • Dinas Pertanian mengajukan permintaan supaya lokasi bagian depan supaya tidak terdapat bangunan sehingga jika memungkinkan bangunan yang sudah didesain posisinya dipindahkan ke belakang.
  • Posisi toilet, posko keamanan dan posko kesehatan dan drainase ditampilkan dalam desain denah lokasi.
  • Pada waktu hari H akan dibagikan bibit Sengon dan Jeruk kepada peserta secara gratis.
Dalam rapat ini disepakati komoditas yang akan ditanam antara lain :
  • Sayuran (Kol merak, kubis, brokoli, Bunga Kol, Bawang Merah, Kentang Merah, Tomat, Terung, Cabai, Paprika, Lobak, Asparagus)
-    Umbi-umbian (Talas Jepang)
-    Buah-buahan (Buah Naga, Jeruk, Jambu Binjai, Jambu Krisan, Stroberry dan pepaya California)
-    Bunga-bungaan Krisan (6 warna), Bunga Mawar, Bunga Sedap Malam, dan bunga dari Thailand.
-    Biofarmaka (Jahe,Kunyit)
-    Perikanan akan menampilkan Aquaponik, Aquarium, dan miniatur jaring apung.
-    Kolam yang terletak di Central Point akan diisi ikan Sidat dan Ikan Hias.


LAST_UPDATED2
 
Jarwo Indotransplanter PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Rabu, 08 Oktober 2014 21:01
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Kajian Pemanfaatan Mesin Tanam Pindah Bibit Padi Sawah Sistem Legowo (Jarwo Indotransplanter) di Provinsi Bengkulu, telah dilaksanakan koordinasi BPTP Bengkulu yang diwakili Yong Farmanta, SP. M.Si dan tim dengan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian. Acara dilaksanakan di Ruangan Rapat Program Balai Besar Mekanisasi Pertanian (BB Mektan) yang dihadiri Kasie Progam (Ir. Pras), KSPHP, KTU dan Prekayasa dari BB Mektan.

Pada pertemuan tersebut dibahas mengenai perkembangan kegiatan Pemanfaatan Mesin Tanam Pindah Bibit Padi Sawah Sistem Legowo (Jarwo Indotransplanter) di Provinsi Bengkulu. Kabid Program BB Mektan menyampaikan mengenai evaluasi kegiatan hingga bulan Agustus 2014.  Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan tentang koordinasi yang berjalan baik antara pihak BPTP Bengkulu dengan BB Mektan. Sebagai wujud kerjasama yang telah berjalan dengan baik, pada tahun 2014 BB Mektan menganggarkan 1 unit alat Combine Harvester yang di peruntukkan untuk BPTP Bengkulu dalam mendukung pelaksanaan pengkajian di BPTP Bengkulu pada tahun 2015.Pada diskusi tersebut, BPTP Bengkulu merespon baik dan mengapresiasi rencana pengalokasian alat panen Combine Harvester untuk mendukung pengkajian BPTP Bengkulu pada tahun 2015.

Pada pertemuan koordinasi dan konsultasi tersebut, perekayasa dari BB Mektan : Dr. Parlan, juga menyampaikan penjelasan teknis mengenai operasional dari penggunaan alat Tanam Jarwo Indotransplanter. Penggunaan alat Indotransplanter ini untuk membantu penanaman dengan penghematan biaya sekitar Rp. 800.000,-. Untuk penggunaan 1 alat Indotransplanter dapat mengcover 4 hektar lahan sawah dengan 3 orang, 1 orang operator, 1 orang untuk menyulam, 1 orang menyiapkan benih. Persyaratan teknis lain dalam penggunaan Indotransplanter lahan yang digunakan tidak begitu dalam dan agak dangkal. Satu hari sebelumnya lahan sudah harus digenangi agar tanah yang dijalani indo jarwo tidak lengket pada roda alat indo jarwo.

Pada hari berikutnya dilakukan penggunaan alat indo transplanter, cara mengoperasionalkannya dan diskusi mengenai kendala mesin. Alat tanam mesin jarwo sekarang telah ada versi baru yang lebih update dibanding versi sebelumnya. Pada operasionalisasi ini ditunjukkan juga acara pembuatan dapok tempat penyemaian. Ukuran dapok harus sesuai dengan spesifikasi dari alat tanam. Ukuran dapok alat yang diberikan ini memiliki ukuran 20 x 40 cm. Keragaan tanaman yang tumbuh pada persemaian harus seragam, karena ketidakseragaman ini akan menyulitkan alat dalam menanam.

Pada BB Padi dilakukan koordinasi dan konsultasi dengan peneliti BB Padi mengenai keragaan tanaman hingga produksi padi yang ditanam dengan alat indo jarwo. Informasi dari konsultasi dengan BB Padi yang telah pernah melakukan percobaan penanaman padi menggunakan alat ini, bahwa dengan penggunaan alat ini dapat meningkatkan produktivitas hingga 20%.

Disampaikan juga leasson learn yang penting tentang tanaman yang ditanam mengunakan alat ini bahwa peran ukuran dapok sangat menentukan keberhasilan produksi. 1 ha membutuhkan 180 dapok, sedangkan 1 dapok membutuhkan benih sebanyak 60 gram benih. Komposisi tanah dan kompos juga harus diperhatikan dalam mengisi media tanam, karena akan menentukan keseragaman pertumbuhan benih. Perbandingan antar pupuk kandang dan tanah adalah 1 berbanding 2. Tebal media tanah yang harus diisi pada dapok adalah 2 cm.

Produktivitas yang telah diperoleh dari percobaan alat indo jarwo yang dilakukan BB Padi adalah 5,5 ton dengan penggunaan alat 1 hektar menghabiskan waktu tanam sekitar 4 jam dengan 3 orang pekerja.Pada akhirnya, Peneliti BB Padi menyampaikan bahwa penggunaan alat indotransplanter ini sangat bermanfaat membantu petani dalam efisiensi biaya untuk penanaman.

Pada hari selanjutnya, dilanjutkan dengan Diskusi umum mengenai pemantapan Program dan Kegiatan Tanaman Pangan dengan penyampaian teknis penggunaan indotransplanter berdasarkan pengalaman yang dilakukan oleh BB Padi. Disampaikan juga bahwa penggunaan alat indotransplanter ini sangat membantu dalam rangka mewujudkan program surplus 10 juta ton pada tahun 2014.


LAST_UPDATED2
 
Kunjungan Tim Evaluator PDF Cetak E-mail
News - Seminar/Lokakarya
Oleh Administrator   
Senin, 10 Desember 2012 10:48
Senin, 10 Desember 2012 bertempat diruang Auditorium BPTP Bengkulu diadakan pertemuan dalam rangka EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN LITKAJIBANGRAP 2012, HASIL LITKAJIBANGRAP 2011 DAN EVALUASI RPTP/RDHP 2013. Pada pertemuan tersebut hadir dari Badan Litbang Pertanian 4 orang petugas yaitu Profesor(R) Samsul Bahri (Ketua Tim Evaluasi) dari Puslitbang Peternakan, Prof(R). Dr. Darmono, M.Sc (Balitvet), Prof(R) Sutrisno (BB Biogen), dan Ratih (staf dari Sekretariat Badan Litbang Pertanian).

Pertemuan dihadiri peneliti, penyuluh, dan staf teknis BPTP Bengkulu. Acara diawali pengantar dari KepalaBPTP Bengkulu yang menyampaikan hasil kegiatan litkajibangrap di BPTP Bengkulu tahun 2011 dan 2012, dan rencana kegiatan tahun 2013. Kepala BPTP menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan secara internal untuk meningkatkan dampak hasil kegiatan litkajibangrap kepada pengguna teknologi yang ada di daerah baik dinas/instansi terkait maupun petani pengguna, dan masyarakat secara luas. Upaya tersebut diantaranya adalah mengefektifkan pelaksanaan monev kegiatan dan mendorong pelaksana kegiatan untuk menghasilkan karya tulis ilmiah yang diterbitkan dalam berbagai jurnal/prosiding ilmiah. Oleh karena itu kehadiran Tim Evaluasi Litkajibangrap dari Badan Litbang Pertanian sangat penting artinya dalam perbaikan perencanaan dan pelaksanaan litkajibangrap saat ini dan ke depan bagi BPTP Bengkulu.

adanya peningkatan kinerja dilanjutkan mandat dari sekretariat Badan Litbang, tidak terkait dengan tim pembina.
Tujuan kunjungan Tim Evaluasi adalah :
1.    Mengevaluasi hasil litkajibangrap 2011.
2.    Mengevaluasi pelaksanaan (progres) kegiatan litkajibangrap 2012.
3.    Mengevaluasi perbaikan RPTP/RDHP 2013
4.    Menjaring umpan balik/permasalahan dalam mekanisme litkajibangrap di Balit/BPTP.
5.    Menyusun sintesis arah kebijakan dan mekanisme kerja litkajibangrap ke depan.

Saran dan Tindak Lanjut :

  1. Berbagai saran pada evaluasi RPTP/RDHP 2012, yang berkaitan dengan struktur dan cara penyusunan serta penajaman saintifik/substantif perlu mendapat perhatian, untuk itu:
  2. Evaluasi dan Re-evaluasi RPTP/RDHP secara berjenjang oleh UK/UPT perlu dilaksanakan secara ketat dan diselarsakan dengan siklus perencanaan dan dengan dukungan tim evaluasi/pakar/sinjak
  3. Perlu adanya mekanisme “quality control” lebih ketat, dalam proses penyusunan RPTP/RDHP (sesuai Permentan No.44/2011) pada tingkat UPT dan UK (Puslit/BB) sebelum “review akhir/terpadu” di tingkat Badan Litbang Pertanian.

 
Apresiasi Teknologi Pemanfaatan Lahan Kering Masam PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Kamis, 25 September 2014 14:15
Pangan, pakan, bahan bakar dan serat merupakan isu regional, nasional dan global, pertanian bio-industri merupakan strategi pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Lahan kering masam (sub optimal) potensial untuk pengembangan jagung dan kacang tanah. Tumpangsari merupakan salah satu alternatif sistem budidaya pada lahan sub optimal. Permasalahan lahan kering masam diantaranya adalah : 1) pH rata-rata <4,5 (kemasan tinggi) 2) Kejenuhan Al tinggi; 3) Miskin hara makro (P, K, Ca, Mg); 4) Kandungan bahan organik rendah.

Untuk itu Rabu,  September 2014 telah dilaksanakan  Acara Apresiasi Teknologi Pemanfaatan Lahan Kering Masam dengan Tumpang Sari Jagung dan Kacang Tanah  di Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Tujuan  diadakan Apresiasi adalah : 1) Menentukan varietas kacang tanah yang tepat untuk ditumpangsarikan dengan jagung; 2) Mengevaluasi efektivitas penambahan amelioran; 3) Meningkatkan produktivitas, efisiensi penggunaan  lahan, dan keuntungan usahatani secara tumpang sari; 4) Mendapatkan alternatif rekomendasi teknis sistem tumpangsari jagung dan kacangtanah pada lahan supoptimal; 5) Mendapatkan umpan balik dari stakeholder dan petani pengguna.

Peserta berjumlah 125 orang terdiri dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kab. Bengkulu Tengah, Dinas Perindustrian Kab. Bengkulu Tengah, BP4K Kab. Bengkulu Tengah, BPSB Provinsi Bengkulu, BP3K Kab. Bengkulu Tengah, Ibu Kepala Desa Pasar Pedati, Korluh Kecamatan Pondok Kelapa, Kelompok Tani Sungai Suci Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa sebagai petani kooperator.

Acara diawali sambutan Kepala BPTP Bengkulu disampaikan oleh Dr. Umi Pudji, MP  dan didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perternakan dan Perkebunan Kabupaten Bengkulu Tengah (Durani,SP), Peneliti Dr. Wahyu Wibawa, MP sebagai penanggung jawab kegiatan, Dr. Eko dari Universitas Bengkulu, Kepala BP4K Kabupaten Bengkulu Tengah (mewakili Marzuan Riadi) dan PT. Indosit Prima sebaga penangkar bibit kacang tanah.

Selanjutnya diminta Kepala Dinas Pertanian, Perternakan dan Perkebunan Kabupaten Bengkulu Tengah (Durani,SP) untuk memberi sambutannya sebagai tuan rumah dan sekaligus membuka secara resmi.  Kepala Dinas berharap agar inovasi ini dikembangkan secara luas dan berjanji untuk mengupayakan program pengembangan jagung dan kacang tanah secara luas.

Kepala BP4K Kabupaten Bengkulu Tengah sangat mengapresiasi BPTP Bengkulu dengan adanya kegiatan tumpang sari jagung dan kacang tanah pada lahan kering masam. Inovasi ini sangat diperlukan oleh penyuluh dan petani pengguna. Seluruh peserta antusias mengikuti acara apresiasi, dan secara umum berminat untuk mencontoh budidaya secara tumpang sari.

Materi yang disampaikan :

  1. Teknologi Pemanfaatan Lahan Kering Masam dengan Tumpangsari Jagung dan Kacang Tanah oleh Dr. Wahyu Wibawa, MP dari BPTP Bengkulu
  2. Kebijakan Pengembangan Lahan Kering Masam di Kabupaten Bengkulu Tengah oleh Kepala Dinas Pertanian, Perternakan dan Perkebunan Kabupaten Bengkulu Tengah (Durani,SP)
  3. Dukungan  Lembaga Penyuluhan dalam Pengembangan Lahan Kering Masam di Kabupaten Bengkulu Tengah oleh Marzuan Riadi mewakili Kepala BP4K Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kunjungan lapangan dipandu oleh Dr. Wahyu Wibawa, MP, nampak peserta sangat semangat dengan melihat dan mendengar pemandu.  Acara diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab

LAST_UPDATED2
 
Sosialisasi Kegiatan BPTP di Kota Bengkulu PDF Cetak E-mail
News - Seminar/Lokakarya
Oleh Administrator   
Sabtu, 31 Maret 2012 20:52


Sosialisasi Kegiatan BPTP 2012 Kota Bengkulu dilaksanakan tanggal 21 Maret 2012 di  Santika Bengkulu. Hadir pada sosialisasi Kepala Badan Ketahanan Pangan Propinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Propinsi Bengkulu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Bengkulu, instansi terkait lingkup Kota Bengkulu.   Materi yang disampaikan adalah sebagai berikut :

Selain materi dari BPTP,Kepala Badan Ketahanan Pangan Propinsi Bengkulu (H. Muslih Z, SH, M.Si) menyampaikan PENG- ANEKARAGAMAN  KONSUMSI PANGAN MELALUI  PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN TERPADU
 
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Bengkulu menyampaikan PROGRAM DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROPINSI BENGKULU DALAM MENDUKUNG PROGRAM SWASEMBADA DAGING SAPI DAN KERBAU
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com