Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

kalender
UPBS
SERBA SERBI
Sinar Tani
satulayanan
web mail

Buku Inovasi



  

 

Ex Kepala 1985-2011

        

On-LINE

Terdapat 10 Tamu online
Berita
PENGUMUMAN JADWAL SEMINAR INOVASI DI SANTIKA HOTEL BENGKULU PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Rabu, 11 Desember 2013 17:36
PENGUMUMAN

Mohon maaf dan perhatian untuk para peserta Seminar Inovasi Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan Spesifik Lokasi Mendukung Empat Sukses Kementerian Pertanian di Provinsi Bengkulu, Sosialisasi dan Seminar Hasil Kegiatan Litkaji di Santika Hotel Bengkulu yang semula direncanakan diadakan pada tanggal 16 Desember 2013 diundur menjadi tanggal 30 Desember 2013. Pengumuman makalah yang diterima akan diumumkan melalui email dan website BPTP Bengkulu pada tanggal 17 Desember 2013.

Untuk format tulisan dapat dilihat dibawah ini :
1.    Format Tulisan
2.    Undangan
3.    Leaflet Seminar Nasional (Halaman Depan dan Halaman Belakang)

Untuk perhatian mohon maaf kesalahan dari kami pada LEAFLET, untuk emailnya tertulis Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya koreksi menjadi Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya terimakasih.

LAST_UPDATED2
 
Penandatangan MOU Balitbangtan dengan Kab. Muko-muko Bengkulu pada acara Pekan Pertanian Spesifik Lokasi di Sulawesi Tenggara PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Rabu, 11 Desember 2013 14:05
Untuk kedua kalinya, Badan Litbang Pertanian menyelenggarakan Pekan Pertanian Spesifik Lokasi (PPSL) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ada yang berbeda dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kali ini penyajian materinya dikelompokkan berdasarkan pada delapan agroekosistem yaitu: Lahan Sawah Intensif (LSI); Lahan sawah semi intensif (LSSI); Dataran rendah beriklim kering (LKDRIK); Dataran tinggi beriklim kering (LKDTIK); Dataran rendah beriklim basah (LKDRIB); Dataran tinggi beriklim basah (LKDTIB); Lahan rawa pasang surut (LRPS); serta Lahan rawa lebak (LRL).

Dalam PPSL kali ini, BPTP Bengkulu menampilkan teknologi spesifik Bengkulu seperti Caplak roda, Mangga Bengkulu, Jeruk Gerga berserta teknologi pengolahan pascapanennya yang masuk dalam agroekosistem Lahan Sawah Intensif dan Dataran Tinggi Beriklim Basah. Dalam mengembangkan sinergi dengan lembaga non Kementerian Pertanian dan swasta, untuk menjalin kerjasama dalam mengembangkan inovasi Badan Litbang Pertanian yang beberapa di antaranya direalisasikan dengan penandatanganan naskah nota kesepahaman antara lain :

  1. Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) melalui Penyediaan Teknologi Pertanian Tepat Guna Spesifik Lokasi Guna meningkatkan Daya Saing dan Nilai Tambah Produk Pertanian di Wilayah Jawa Barat kerjasama Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) (Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng) dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat (Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA)
  2. Pengembangan Inovasi dan Teknologi di bidang Pertanian antara Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) dengan Badan Penelitian (Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng) dengan Pengembangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Drs. H. Bachrun, M.Si.)
  3. Diseminasi Hasil Penelitian Padi Gogo dan Pupuk Organik Hayati  antara Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc.) dengan Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng)
  4. Pendampingan Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Pengembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura antara Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Dr. Ir.Haryono, M.Sc.)     dengan Pemerintah Kabupaten Muko-muko, Provinsi Bengkulu (Drs. H. IchwanYunus, CPA, MM)
  5. Pengembangan Inovasi Teknologi di Bidang Pertanian antara Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Dr. Ir.Haryono, M.Sc.) dengan PT. Hobson Interbuana Indonesia (H. Hasan Abubakar)
Merespon isu strategis terkait dengan ketahanan pangan dunia, khususnya terkait dengan isu pentingnya penguatan ketahanan pangan dalam situasi perubahan iklim dan mendukung upaya penyebarluasan inovasi pertanian spesifik lokasi, Pekan Pertanian Spesifik Lokasi (PPSL) II tahun 2013 ini mengangkat tema: “Percepatan Pemanfaatan Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi  Mendukung Sulawesi sebagai Lumbung Pangan Nasional”.  Demikian dikemukakan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Haryono pada acara pembukaan PPSL-II di lapangan eks MTQ Kendari.

PPSL-II diselenggarakan tanggal 21-25 November 2013 dengan rangkaian acara: Pameran Inovasi Pertanian Spesifik Lokasi, Gelar Teknologi dengan nuansa KRPL, dan Sminar Nasional Inovasi Pertanian Spesifik Lokasi.  Selain kegiatan utama tersebut, selama PPSL berlangsung, diselenggarakan pula tiga side event yaitu: 1) Pelatihan Pemupukan, Penggunaan PUP, dan Sosialisasi KATAM yang dalam kesempatan ini telah disampaikan 18 unit PUP kepada 18 BPTP sentra produksi beras dan 43 unit PUTS kepada Dinas Pertanian Provinsi,  2) Workshop Pengelolaan Sumber Daya Genetik Lokal mendukung Ketahanan Pangan Nasional, dan 3) Implementasi Model Simulasi Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal.

Lebih lanjut Dr Haryono mengemukakan bahwa keberagaman sumberdaya pertanian spesifik lokasi merupakan potensi dalam percepatan pencapaian target pembangunan pertanian nasional sebagaimana sudah ditetapkan dalam MP3EI maupun empat target sukses Kementerian Pertanian. Untuk menggali potensi tersebut, dukungan penerapan teknologi yang spesifik lokasi sangat menentukan.   Oleh karena itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian,  melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang berada di tiap provinsi, melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam menghasilkan inovasi pertanian spesifik lokasi dalam optimasi pemanfaatan sumberdaya lokal di masing-masing provinsi dengan dukungan dari Balit/Puslit/Balai Besar serta bersinergi dengan berbagai stakeholders terkait baik di pusat maupun di daerah
 
Pemanfaatan potensi lokal ini juga sejalan dengan pernyataan Wakil Menteri Pertanian. Dr. Rusman Heriawan, dalam sambutan pembukaan PPSL beliau menegaskan bahwa untuk pelaksanaan pembangunan pertanian agar menggunakan pendekatan kearifan lokal.  Dengan kata lain penggunaan teknologi maupun mekanisme pelaksanaannya agar dikembalikan pada kondisi daerah masing-masing.  Karena yang tahu potensi masing-masing daerah adalah mereka sendiri, sehingga diberi kebebasan untuk berbuat.  Yang penting menurut beliau tujuan ketahanan pangan bisa tercapai.

Event PPSL ini juga direspon positif oleh Gubernur Sultra Nur Alam, yang menurutnya sangat relevan dengan untuk mendukung program Sulawesi Tenggara yang dikemas dalam bentuk program Bangun Kesejahteraan Masyarakat (Bahteramas), dan disini perlu dukungan untuk penerapan inovasi teknologi pertanian yang disesuaikan dengan kondisi spesifik wilayah. 

Memenuhi kebutuhan daerah akan perlunya data kesesuaian pewilayahan komoditas, pada kesempatan ini pula, dalam rangkaian acara pembukaan, diundang para Sekretaris Daerah untuk menerima secara simbolis Peta AEZ (Agro-Ecological Zone) skala 1:250.000 yang telah disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan
Pertanian untuk masing masing provinsi. 
 
LAST_UPDATED2
 
Pertemuan Kelompok Pengkaji BPTP Bengkulu PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Senin, 09 Desember 2013 10:55
Pertemuan teknisi Kelompok Pengkaji (Kelji) Sumberdaya dan Pasca Panen lingkup intern dalam rangka  Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan Spesifik Lokasi, BPTP Bengkulu di Hotel Santika Bengkulu. 

Acara dipimpin oleh Ketua Kelji Yong Farmanta dan Irma Calista diadakan di ruang pertemuan Kepala BPTP Bengku pagi 9 Desember 2013. Tujuan dari pertemuan untuk melatih kecakapan, mengembangkan kecakapan peneliti dalam presentasi makalah, saran  dan perbaikan.

Tulisan yang kali ini ditampilkan antara lain :
  1. Analisis Tanah sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Lahan Sawah di Propinsi Bengkulu oleh Nurmegawati dan Eddy Makruf
  2. Sifat Organeleptik Mutu dan Nilai Ekonomi Keripik Pisang Jantan (penggorengan Vakum) oleh Wilda Mikasari, Lina Ivanti, Alfayanti
  3. Implementasi Kalender Tanam Padi Sawah sebagai Antisipasi Perubahan Iklim oleh Yong Farmanta, Nurmegawati
  4. Mutu Organoleptik dan Nilai Tambah Sari Jeruk dengan Formula Penghilang Rasa Pahit oleh Wilda  Mikasari, Taufik Rahman dan Lina Ivanti

Dengan pertemuan ini diharapkan karya tulis yang dihasilkan menjadi lebih baik.

LAST_UPDATED2
 
Lounching Penguatan SIDa Provinsi Bengkulu dengan tema “FGD Penguatan Daya Saing Komoditas Kopi melalui Sistem Inovasi Daerah di Propinsi Bengkulu PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Selasa, 03 Desember 2013 22:04
Lounching Penguatan SIDa Provinsi Bengkulu dilaksanakan di Hotel Santika Bengkulu, pada tanggal 29 November 2013. Acara diawali dengan Seminar, terkait tema SIDa Provinsi Bengkulu yaitu Penguatan Daya Saing Komoditas Kopi Melalui Sistem Invasi Daerah. Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B Najamudin.

Pada seminar materi yang disampaikan :

  1. Prospek Pengembangan Kopi Indonesis pada seminar Penguatan Sistem  inovasi daerah di propinsi Bengkulu oleh Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Jember
  2. Arah dan Pengembangan Komoditas Kopi melalui Penguatan SIDa di Propinsi Bengkulu oleh Prof. Dr. Ir. Alnopri MS
  3. Inovasi Teknologi Hasil Pengkajian dan Sosial Budaya Kopi di Propinsi Bengkulu oleh Dr. Dedi Sugandi BPTP Bengkulu
  4. Peningkatan Produktivitas Kopi melalui Penerapan Sistem Integrasi dengan Lebah Madu oleh Dr. Ir. Rustama Saepudin, MSc
  5. Kebijakan dan Potensi Kopi di Propinsi Bengkulu oleh  Dinas Perkebunan Propinsi Bengkulu
Setelah seminar dilanjutkan dengan Launching Penguatan SIDa dan Pelantikan Tim Koordinasi Penguatan SIDa Propinsi Bengkulu Periode   2013-2017 yang dihadiri oleh : Deputi Menristek bidang Jaringan Iptek Kemenristek Republik Indonesia; Gubernur Bengkulu yang diwakili Sekretaris Daerah Propinsi Bengkulu; Ketua DPRD Propinsi Bengkulu; Kepala Dinas/Biro di Lingkungan Pemerintah Propinsi Bengkulu  Walikota Propinsi Bengkulu; Unsur korp koordinasi pimpinnan Daerah Propinsi Bengkulu; Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Jember; para Wakil Bupati se propinsi Bengkulu; Ketua Sistem Koordinasi Sistem Inovasi Daerah Propinsi Bengkulu; Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Statistik Daerah Propinsi  Bengkulu; Asisten Deputi Jaringan Iptek Pusat/Daerah; Pejabat se Propinsi Bengkulu.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Iptek.
Dilanjutkan dengan kata sambutan Kepala Balitbang dan Statistik Daerah Propinsi Bengkulu mengatakan bahwa dengan diadakannya launching SIDa Pemerintah Bengkulu siap untuk melaksanakan penguatan SIDa, dengan pelantikan tim SIDA supaya anggota tim dapat segera bekerja sesuai keputusan Gubernur Bengkulu.

Pembentukan Tim SIDa periode 2013-2017 dan sekaligus melanktik tim koordinasi tim SIDa Propinsi Bengkulu agar dapat bekerja keras sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur.

Perjanjian kerjasama dan penyerahan paket teknologi pengembangan komoditas kopi untuk mendukung penguatan inovasi Daerah Propinsi Bengkulu berupa berupa alat pengolah kopi dan 10 buat alat penjernih air  dalam rangka mendukung penguatan SIDa propinsi bengkulu.

Pada acara Lounching SIDa juga diadakan acara Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kementerian Riset dan Teknologi, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan adanya peningkatan daya saing komoditas kopi di Provinsi Bengkulu.

Adanya inovasi teknologi diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi terutama dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan potensi-potensi sumber daya alam, sarana dan prasarana serta budaya yang ada, dan pada gilirannya akan tercipta daya saing dan nilai tambah terhadap suatu produk atau tumbuhnya industri-industri baru yang berbasis inovasi teknologi.

Kolaborasi antara akademisi, usahawan, masyarakat dan pemerintah diharapkan akan dapat mempercepat aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dengan mengubah dan memanfaatkan hasil penelitian atau penemuan-penemuan IPTEK menjadi suatu produk yang dapat menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi.

Salah satu strategi yang diciptakan pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini adalah dengan membangun sistem inovasi daerah, yang bertujuan untuk membangun kolaborasi sinergisitas dan kerjasama yang konsisten antara pelaku-pelaku inovasi yang terdiri dari kalangan akademisi sebagai penghasil iptek (a), kalangan dunia bisnis atau pelaku usaha dan lembaga keuangan yang akan memanfaatkan iptek serta fasilitasi pembiayaan (b), pemerintah (g) sebagai fasilitator dan regulator melalui dukungan kebijakan dan pendanaan untuk penelitian pengembangan dan inovasi serta legislatif untuk dukungan kebijakan pendanaan (l).

Acara dilanjutkan dengan Penandatanganan kerjasama disaksikan Deputi Bidang Jaringan Kemenristek
 
Sebagai tindak lanjut dari peraturan bersama Menristek dan Mendagri no 3 tahun 2012 dan no 36 tahun 2012 tentang penguatan sistem inovasi daerah, Provinsi Bengkulu telah membuat Surat Keputusan Gubernur Bengkulu nomor h.227.xxxii tahun 2013 tentang Pembentukan Tim Kordinasi Penguatan SIDa Provinsi Bengkulu periode 2013-2017. Dan diadakan pelantikan pada Acara Lounching tersebut.
Pelantikan Tim Koordinasi SIDa Provinsi Bengkulu tahun 2013-2017
Penyerahan bantuan paket teknologi terkait tema SIDa Prov Bengkulu oleh Deputi Bidang Jaringan Kemenristek ke Pemda Prov Bengkulu


LAST_UPDATED2
 
Temu Lapang m-KRPL di BPTP Bengkulu PDF Cetak E-mail
News - Info Aktual
Oleh Administrator   
Kamis, 28 November 2013 19:07
Kamis 28 Nopember 2013 telah diadakan Temu Lapang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) dalam rangka meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan petani serta menghimpun perkembangan kegiatan m-KRPL di Bengkulu. Acara diadakan di ruang Pertemuan dan Display Pemanfaatan Lahan Pekarangan BPTP Bengkulu.
Tujuan dari kegiatan Temu Lapang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Display BPTP Bengkulu adalah : 1) Membuka kesempatan bagi petani untuk mendapatkan informasi teknologi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL); 2) Membuka kesempatan bagi peneliti untuk mendapatkan umpan balik dari petani, 3) Mempercepat transfer inovasi teknologi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) kepada petani.

Keluaran dari kegiatan Temu Lapang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Display BPTP Bengkulu adalah : 1) Meningkatnya pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani terhadap teknologi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL); 2) Diperolehnya umpan balik, rumusan strategi, dan percepatan adopsi kegiatan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Provinsi Bengkulu; 3) Terdiseminasinya kegiatan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Provinsi Bengkulu

Peserta yang hadir dalam Temu Lapang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Display BPTP Bengkulu adalah petani kooperator dari Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 16 orang.

Tahapan dari Temu Lapang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Display BPTP Bengkulu terdiri dari : 1) Penyampaian materi, testimoni dari petani kooperator, dan diskusi yang akan dilaksanakan secara dua tahap, yaitu : Penyampaian materi dan diskusi mengenai Model Budidaya Tanaman Secara Aquaponik dan Penyampaian testimoni mengenai Keberlanjutan Kebun Bibit Desa (KBD) dan Kegiatan m-KRPL oleh petani kooperator; 2) Kunjungan lapangan untuk melihat kegiatan m-KRPL yang sudah dilaksanakan oleh BPTP Bengkulu.

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com