Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

Sinar Tani
satulayanan
web mail
kalender
UPBS
SERBA SERBI

Buku Inovasi



  

 

Ex Kepala 1985-2011

        

On-LINE

Terdapat 23 Tamu online
Pengkajian Teknologi Usahatani Integrasi Tanaman-Ternak di Lahan Kering PDF Cetak E-mail
Kinerja Pengkajian/Diseminasi BPTP 2005-2012 - Pengkajian / Diseminasi 2005
Oleh Ir. Azmi   
Selasa, 29 Maret 2011 11:32
Abstrak


Salah satu ekosistem yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Indonesia umumnya dan Bengkulu pada khususnya adalah lahan kering. Di Bengkulu luas lahan kering mencapai 1.000.913 ha. Lahan kering yang dapat digunakan untuk pengembangan pertanian umumnya didominasi oleh jenis tanah Ultisol (tanah yang telah mengalami pencucian lanjut) atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Podsolik Merah Kuning (PMK). Tanah PMK pada umumnya miskin hara makro dan mikro, pH sangat masam kapasitas tukar kation dan kejenuhan basa sangat rendah, kejenuhan alumunium tinggi sehingga produktivitasnya rendah. Usaha pertanian di lahan PMK hanya memberikan hasil yang baik pada tahun  pertama dan terjadi penurunan yang cukup drastic pada tahun-tahun berikutnya, terutama bila diusahakan untuk tanaman semusim dengan budidaya tradisional. Untuk mengelola lahan tersebut sehingga dapat berproduksi secara berkesinambungan antara lain dengan mengelola secara terintegrasi yang melibatkan tanaman dan ternak sebagai sumber pupuk organic. Pada tahun anggaran 2005 hingga 2006 akan dilaksanakan 2 kegiatan pertama : Pengkajian Sistem Integrasi  Sapi-Kelapa Sawit (SISKA) Rakyat pertama bertujuan untuk mengembangkan SISKA di perkebunan kelapa sawit rakyat berdasarkan potensi bahan pakan yang tersedia dengan zero waste dan zero cost. Pengkajian dilakukan dengan Rancangan  acak dengan 3 kelompok perlakuanm yaitu : pakan I 50% pelepah, 50% limbah sawit dan limbah pertanian/gulma. Pakan II 25% pelepah, 25% limbah sawit dan limbah pertanian/gulma dan pakan III 100% rumput lapangan. Masing-masing mempergunakan 20 ekor ternak sapi bali, kegiatan kedua : pengkajian peningkatan produktivitas lahan kering berlereng. Melalui  penerapan  usahatani integrasi tanaman pangan-ternak kambing. Bertujuan untuk memperoleh paket teknologi usahatani integrasi  tanaman pangan-ternak kambing dengan pola konservasi spesifik lokasi lahan kerin. Kegiatan ini merupakan pengkajian penerapan teknologi usahatani integrasi tanaman pangan dengan pola konservasi dan system tiga strata (STS) pada ¾ ha lahan kering berlereng dengan 9 ekor ternak kambing local (6 jantan 3 betina) yang dipelihara olehn3 orang kooperator. Kedua kegiatan akan dilaksanakan di Kabupaten Bengkulu Utara yang memiliki areal lahan kering PMK terluas di Provinsi Bengkulu.

Kata kunci : Lahan kering berlereng, konservasi integrasi, tanaman, ternak rumanansia

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com